Embun di kala senja dengan bintik merah merona
03.15Beribu kali aku tak sempat lagi memijakkan kaki dan tanganku di hadapanmu. Hati merasa gundah, mata begitu gelap, nadi berkelelahan, dan perut terisak.
Ketika langit mulai senja kembali. Nur yang saat itu masih manja dalam buayan sang bunda.
Kini ia trlah dewasa menjadi wanita muslimah yang taat akan cinta pada agamanya karena itu ia di panggil ustadzah pada sore itu. Bacaan mahroj begitu jelas, waqof yang begitu tegas, lugas dan mudah di pahami.
Tahun ini ia memiliki kehidupan baru yang menjadi tonggak menuju jannahnya. Ya kini ia menjadi seorang istri dari seorang lelaki yang sederhana, tak begitu tanpan wajahnya. Suatu hari Nur mendapati tamu di rumahnya tamu tersebut tak lain adalah teman kecilnya dahulu Liha, tamu wanita itu membawa seorang anak lekakinya. Diketuknya pintu rumah nur.
"Assalamu alaykum, tok.. tok.."
"Waalaykumu salam, siapa? " sahut nur di belakang pintu itu.
"Aku liha, nur bukalah pintunya"
"maaf Dengan siapa kau datang?" Tanya nur lagi tanpa membukakan pintu untuk liha.
" aku bersama qisam anak ku"
" maaf , dtng lah besok lagi aku belum izin kepada suamiku, untuk menerima tamu lelaki di rmhku".
Bersambung.....
syafakillah syafakallah "Diriku bukanlah Sesiapa"
00.22
Syafakallah/Syafakillah
Sejak kebelakangan ini, banyak sahabat yang diuji dengan ujian kesehatan termasuk saya sendiri :D
.."Syafakillah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba'dahu saqaman"1.
"semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya."
(doa ini saya belajar dari watak Fahri dalam novel AAC ..)
betapa malunya saya yang masih mengeluh dan meronta ketika sakit datang pada saat itu, Allah memang maha ar-Rahman ar-Rahim...
Kecintaan Allah yang selalu tercurahkan.. masyaAllah Agungnya Diri Mu..
Banyak hal yang tak terduga terjadi dalam hidup kita. Ianya meniti dari tiap saat dan menit yang terjadi sama ada kita sadari atau tidak. Sakit dan kematian yang hadir tanpa di undang dan tidak terduga. Dalam sehari bermacam berita yang kita terima yang menggembirakan dan tidak kurang yang menyedihkan.
Sakit atau musibah yang datang adakalanya ringan dan ada kalanya berat. Bergantung kepada kekuatan diri individu. Sebagai ujian dari Allah mengikut kemampuan kita.
saya teringat saat pengajian..
Sakit dan musibah juga dianggap sebagai kaffarah terhadap dosa - dosa yang telah dilakukan. Sahabat nabi amat risau jika tidak sakit kerana bimbang Allah tidak menyayangi mereka. Tetapi, kita hari ini sebolehnya menolak kesakitan dan musibah yang datang. Mudahnya kita mengeluh, berputus asa, bersedih yang keterlaluan dan lain -lain lagi.
Datangnya sakit atau musibah lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT. Pada waktu itulah kita ingat Allah. Menyebut -nyebut namanya. duh.. rasanya nyesel banget dan malu saat itu....
Kerap berdoa kepada-Nya. Maka di sinilah perlunya syukur atas nikmat Sehat yang Allah berikan. Syukur itu diterjemahkan melalui penambahan amal ibadah serta perkara - perkara yang diridhai-Nya.
Kita telah diajar untuk mengamalkan doa untuk kesehatan yaitu:
"Ya Allah sihatkanlah penglihatanku, pendengaranku dan tubuh badanku..."
Indahnya Kota Banyuwangi Festival Kuwung
08.33.
Festival kuwung adalah pawai tahunan, yang menjadi etalase yang memamerkan keaslian Banyuwangi, baik kekayaan budaya, adat, maupaun potensi unggulan yang ditampilkan oleh perwakilan 24 kecamatan se Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak seribu orang peserta berpawai melintasi sepanjang jalan protocol sejauh 2 kilometer. Rutenya meliputi start dari depan kantor bupati Banyuwangi di jalan A. Yani, jalan PB. Sudirman, jalan Satsuit Tubun sampai finish di Taman Blambangan. Selain berbentuk parade berjalan, Festival Kuwung juga dikemas dengan parade mobil hias. Potensi local, seperti, kerajinan maupun destinasi wisata juga dikemas dalam festival kuwung. Kemeriahan semakin terasa dengan iringan music khas, seperti hadrah, kundaran, dan jaranan dalam festival budaya otentik Banyuwangi ini. Tempat : Kota Banyuwangi. Hati tanggal : Sabtu, 14 Desember 2013.
Pagi Wahai Fajar
20.01Pagi yang Cerah
Pagi yang diawali dengan sejuta selimut embun
kebahagiana terus mewarnai, sujud syukurku ke persembahkan Hanya unutkMu..
tak sengaja aku melewati dan mau berapa di sini, kaki terarah untuk menikmati gurihnya pagi.
tak seperti biasa, aku berada disini, yang biasanya aku enggan untuk berada disini, mungkin aku hannya mampun untuk menikmatinya didepan teras saja.tapi kali ini aku tertarik untuk melangkahkan kaki sejengkal. SubhanaAllah Indanya KuasaMu.
ketika embunmu tak mampu lagi menggenggam..
Tak biasanya aku berapa dalam kesedihan yang mendalam..
mengapa kau hanya terpaku di masa lalu..
dan sebenarnya kau tahu..
tapi mengapa hatiku meragu..
lepas dengan hembus tengah hari..
yang membisikkanku untuk berdoa..
dengan lantunan suciNya
dengan bait yang sedap dihati dan telinga..
mataku terbangun...
bak lentera yang siap dihidupkan ketika gelap
hatiku bergetar ketika ku menyebut namaNya..
pagiku semakin melukis kedukaan.. kesenangan
yang mungkin bukan impian yang sebenarnya..
pagi yang menghujamkan seribu bahasa..
fajar..
mungkinkah kau setia menemaniku sampai akhir nanti...
biarkan aku bermimpi
dan..
aku masih mampu bermimpi.......
hingga aku terbangun dengan sendirinya.
#selamat pagi sahabat.. SALAM..
DAKU BUKAN SESIAPA
17.18
♥ Daku bukan sesiapa.
♥ Daku memang bukan sesiapa.
♥ Daku hanya wanita biasa.
♥ Kadangkala bisa menangis jua.
♥ Ada kala bisa terluka.
♥ Ada cemburu melilit rasa.
♥ Malah ada masa rindu melanda.
♥ Seperti juga anda dia dia dan dia.
♥ Insan makhluk ciptaan yang Esa.
♥ Tidak ada bersifat sempurna.
♥ Daku bukan sesiapa.
♥ Hanya wanita biasa.
♥ Sering tersilap mudah terlupa.
♥ Ada salah berbuat dosa.
♥ Seperti juga anda dia dia dan dia.
♥ Insan makhluk ciptaan yang Esa.
♥ Tempat berkumpul salah dan dosa.
♥ Daku memang bukan sesiapa.
♥ Tetapi..
♥ Daku ingin menjadi sesuatu yang berharga.
♥ Sangat bermakna di dalam taqwa.
(^_^)V♥♥♥~*
PUISI SEDERHANA "Sederhana Cinta Allah yang diCiptakan"
17.18
risalah hati membujur, membeku dalam sayup mata yang padam..
jika cintamu hanya sekedar kata dan menghilang. dan tak mampu aku ibaratkan ,
indahnya cinta yang kau berikan..
jika cintmu padam biarlah Allah yang menentukan..
jika cintamu tak dapat aku genggam
biarkan rasa ini bungkam..
ku kabarkan kepada angin dan ku titipkan sebuah hembusan nafas ini untuk mengirimkan segores pesan, dimana aku saat ini benar telah jatuh, jatuh hati padamu.
jika mata ini masih tak dapat melihat senyuman mu yang sesuungguhnya..
tak apa, aku cukup terpejam dan berdoa kepada Allah.
jika sebuah cintamu bukan sandaranku nanti.
aku tetap bahagia..
bisa merasakan....
CINTA..
#ea
salam...
CERPEN (Bulu Pena kesayangan Abang Akmal)
16.21



